Brunch dengan View Menawan di Flow Cafe Kopeng

“Brunch is always a good idea.”

Selama pandemi, frekuensi nongkrong di kafe jadi semakin jarang saja. Mumpung PPKM sudah semakin longgar, tiba-tiba ingat kafe yang cukup baru di daerah Salatiga. Memang dari kemarin-kemarin sudah jadi incaran sih nih kafe.

Karena di hari Minggu pagi sudah ada agenda tetap untuk sarapan di Mami Sekul, warung makan di Pasar Babadan, dan kita enggak ada agenda lainnya untuk menunggu makan siang, jadinya kita go for a brunch ke Flow Cafe and Eatery.

Cafe dengan suasana pegunungan

Ada yang pernah berwisata ke Kopeng Salatiga? Bagi yang belum pernah, jadi Kopeng ini adalah nama desa di Kabupaten Semarang yang terletak di kaki Gunung Merbabu yang ketinggiannya mencapai 1.700 m di atas permukaan laut. Jadi udaranya lebih segar dan bersih kalau dibandingkan dengan udara di Semarang kota.

Begitu masuk kawasan Kopeng, udara pegunungan yang sejuk dan segar sangat terasa. Nah, Flow Cafe ini berada di Jl. Raya Salatiga – Kopeng. Lokasinya bisa dicari di map, tetapi tidak berada persis di pinggir jalan raya. Dari jalan raya masuknya kurang lebih 50 m, dan jalan masuknya hanya pas untuk dilalui satu mobil saja. Jadi saat mendekati titik lokasi di map, sebaiknya perhatikan sign board kafe ini dengan teliti, ya.

Jalan masuknya ini selain kecil, juga cukup menanjak. Setelah masuk jalan kecil, ada petugas yang memandu untuk memasuki area parkir yang cukup luas. Saat itu kami sampai lokasi sekitar pukul 10.15 pagi. Di parkiran sudah ada beberapa mobil terparkir, tetapi tidak terlalu ramai karena masih cukup pagi.

It’s a rooftop cafe!

Awalnya saya kira kafe ini adalah bangunan dua lantai. Tapi, ternyata kami harus menaiki dua set tangga batu yang cukup tinggi untuk sampai ke kafe.

Jadi rupanya di lantai satu dan dua digunakan sebagai hostel. Nah, Flow Cafe and Eatery ada di lantai paling atas, yaitu di rooftopnya di lantai tiga.

Menaiki tangga yang pertama saja rasanya sangat panjang. Tapi di antara tangga pertama dan kedua ada space dan ada kursi panjang di sana. Mungkin untuk yang terlalu lelah untuk menaiki tangga ke dua bisa istirahat dulu di kursi ini kali, ya.

Sebenarnya udah mau mengeluh karena banyaknya anak tangga batu yang harus dilewati. Tapi begitu masuk area kafe dan disuguhi pemandangan pegunungan yang wow, sudah lupa capek karena naik tangga.

Ada area outdoor dan indoor di kafe ini. Saya memilih area outdoor karena udaranya segar banget. Di area outdoor ada kolam ikan koi yang sangat besar. Di area ini kamu bisa memanjakan mata dengan pemandangan pegunungan yang hijau segar, dengan udara yang suejuk.

Pas banget untuk yang lagi mencari tempat yang nyaman dan tenang. Tapi sebenarnya kalau tenang sih tergantung padat atau enggaknya pengunjung kali, ya. Dan karena timing kita juga pas untuk brunch, bukan di peak hours restoran, jadi memang suasana tenangnya lebih terasa.

Menu dan order

Ada menu apa saja di Flow Cafe and Eatery? Sayangnya saya tidak sempat mengambil foto menunya. Tapi menunya cukup oke untuk kafe di area kabupaten Semarang.

Untuk minuman, selain ada macam-macam kopi, juga ada teh, coklat, dan lainnya. Ada juga varian minuman yang beralkohol.

Karena udaranya cukup sejuk, sebaiknya pesan minuman yang hangat. Tapi varian minuman dengan es juga banyak bagi yang tetap lebih suka minuman dingin.

Sebagai penggemar latte, saya memesan mocca latte hangat, cemilan manis, dan fried mozarella sebagai teman brunch.

Untuk harga menurut saya cukup terjangkau. Kalau melihat view yang ditawarkan dan enaknya udara pegunungan, dengan harga tersebut sangat reasonable.

Untuk menu minuman kopi yang saya pesan sekitar 20 ribuan, dan untuk cemilan sekitar 30 ribuan. Menu makanan lainnya adalah makanan standar kafe seperti nasi goreng dan rice bowl.

Setelah memastikan order di meja, lalu payment di awal dengan menuju kasir. Sempat kuatir juga kalau-kalau kafe ini belum menerima debit. Soalnya saya pernah pengalaman makan di restoran yang cukup besar di kabupaten Semarang, eh ternyata belum bisa menerima payment dengan kartu dengan alasan tempatnya masih baru.

Untungnya di Flow Cafe ini opsi payment sudah cukup lengkap, dari cash, kartu, sampai dompet digital seperti Gopay atau OVO juga bisa.

Menikmati kopi dengan view pegunungan

Pesanan saya sampai enggak pakai lama. Kopi saya kayaknya sudah sampai sekitar 15 menit setelah order. Sekali lagi inilah enaknya memilih waktu brunch. Pada peak hours, katanya menunggu menu siap di kafe ini bisa sampai satu jam.

Dan rasanya syahdu sekali menikmati secangkir kopi dengan cemilan fried mozarella hangat. Karena udara yang cukup dingin dan angin yang cukup kencang, sebaiknya makanan atau minuman hangat tidak menunggu lama untuk dihabiskan, karena akan cepat menjadi dingin.

Conclusion

Bagi yang ingin experience makan di kafe rooftop dengan view dan hawa segar pegunungan, Flow Cafe and Eatery recommended banget buat kamu. Untuk pelayanan overall oke. Minuman dan makanan yang saya pesan juga oke. Untuk yang ingin menghindari jam ramai dan tidak suka antrian panjang seperti saya, bisa mencoba kafe ini di jam brunch, atau sekitar jam 10-11 pagi. Oh iya, karena udaranya cukup dingin dan anginnya cukup kencang di dataran tinggi, jadi baju yang dipakai bisa disesuaikan ya (saya saltum dengan memilih pakai baju yang cukup tipis). 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *